PURBALINGGA – Klub sepak bola kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan, Pesik Kuningan, resmi memastikan diri lolos ke babak 16 besar putaran nasional kompetisi Liga 4 Piala Presiden 2026. Kepastian tersebut diraih setelah tim berjuluk Laskar Kuda Ciremai ini sukses menahan imbang tim tuan rumah, Persibangga Purbalingga, dengan skor 1-1 pada laga pamungkas Grup Q yang digelar di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Jawa Tengah, pada Selasa (16/06/2026) sore.
Pertandingan penentu tersebut berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Persibangga Purbalingga sempat membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-17 melalui sundulan terarah Usama Ahmad Raihan. Namun, Pesik Kuningan menunjukkan mentalitas bertanding yang solid dengan memberikan respons cepat. Hanya berselang empat menit, tepatnya pada menit ke-21, Supriatna sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dengan hasil imbang ini, Pesik Kuningan kokoh di posisi runner-up klasemen akhir Grup Q dengan raihan 4 poin. Hasil tersebut sudah cukup untuk mendampingi Persibangga Purbalingga yang keluar sebagai juara grup ke fase gugur nasional, sekaligus mengandaskan ambisi kompetitor lain di grup yang sama seperti Cimahi United dan Persemar Martapura.
Keberhasilan historis ini disaksikan langsung oleh jajaran pejabat tinggi daerah, termasuk Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bersama Sekretaris Daerah H. Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., yang hadir di tribun stadion untuk memberikan dukungan moril secara langsung kepada para atlet.
Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, Bupati Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas dedikasi serta perjuangan seluruh komponen tim. Beliau menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan tonggak sejarah penting bagi kebangkitan prestasi olahraga, khususnya sepak bola di Kabupaten Kuningan pada kancah nasional. Sebagai bentuk komitmen sportivitas antardaerah, manajemen Pesik Kuningan dan Persibangga Purbalingga juga melakukan prosesi pertukaran jersi resmi di akhir acara.
Manajemen Pesik Kuningan kini langsung mengalihkan fokus pada persiapan teknis, fisik, dan strategi guna menghadapi tantangan yang diprediksi akan semakin ketat pada babak 16 besar putaran nasional mendatang.